Menginspirasi Anak Melalui Pengalaman Belajar Coding yang Seru, Kreatif, dan Siap Masa Depan
Dino Code adalah pusat pembelajaran teknologi untuk anak yang berfokus pada pengalaman belajar menyenangkan dan bermakna.
Misi kami adalah menciptakan lingkungan yang seru, aman, dan membangkitkan rasa ingin tahu, di mana anak-anak bisa mengeksplorasi dunia pemrograman dengan cara yang sesuai usia dan penuh imajinasi.
Code.org
Pembelajaran coding yang dirancang secara khusus untuk anak-anak menggunakan pendekatan berbasis permainan dan puzzle interaktif, diadaptasi sesuai dengan dunia imajinatif dan cara berpikir khas anak-anak. Pendekatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga sangat efektif dalam memperkenalkan konsep dasar pemrograman dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.
Materi pembelajaran difokuskan pada pengenalan elemen fundamental dalam coding, seperti logika dasar, pengulangan (loop), percabangan keputusan (if-else), serta proses identifikasi dan perbaikan kesalahan (debugging), yang semuanya disampaikan melalui blok visual yang intuitif dan menarik secara visual. Setiap aspek pembelajaran disesuaikan dengan tahapan perkembangan kognitif anak serta minat dan kebutuhan mereka, sehingga anak dapat belajar secara bertahap, mandiri, dan penuh rasa ingin tahu.
Dengan integrasi game edukatif yang bersifat eksploratif, anak-anak juga diajak untuk berpikir kritis, menyelesaikan masalah, dan mengembangkan kreativitasnya melalui aktivitas yang menyenangkan dan bermakna.
Scratch
Scratch memainkan peran penting dalam memperkuat pemahaman anak terhadap konsep dasar pemrograman seperti urutan, pengulangan (loop), variabel, event, dan kondisi yang sebelumnya telah diperkenalkan melalui platform seperti Code.org. Dengan antarmuka blok visual yang intuitif dan ramah anak, Scratch memungkinkan mereka mengembangkan proyek secara bebas sesuai minat dan imajinasi, menjadikannya platform yang fleksibel untuk berbagai tingkat kesulitan.
Kebebasan ini memberi ruang bagi anak untuk belajar secara bertahap, mulai dari pemahaman logika sederhana hingga eksplorasi solusi yang lebih kompleks, sambil tetap mempertahankan elemen bermain dan kreativitas. Oleh karena itu, Scratch sangat cocok digunakan sebagai jembatan transisi sebelum anak beralih ke bahasa pemrograman berbasis teks seperti Python atau JavaScript, karena ia memperkenalkan struktur pemrograman dengan cara yang menyenangkan, eksploratif, dan tidak menakutkan.
Minecraft Education
Mengembangkan kreativitas dan kemampuan kolaboratif anak dapat dilakukan secara optimal melalui proyek dunia virtual yang dirancang secara interaktif dan menyenangkan, di mana anak-anak diajak untuk menerapkan berbagai konsep coding yang telah mereka pelajari sebelumnya seperti urutan instruksi, percabangan logika, pengulangan, variabel, dan event dalam konteks yang lebih nyata dan relevan dengan dunia mereka.
Proyek-proyek ini mendorong anak untuk bekerja sama, berbagi ide, dan menyelesaikan tantangan secara tim, sambil terus memperkaya imajinasi mereka dengan membangun karakter, lingkungan, dan alur cerita digital yang mencerminkan kreativitas individual. Dengan pendekatan ini, pembelajaran menjadi lebih bermakna karena anak bukan hanya sekadar mengikuti instruksi, tetapi juga aktif merancang solusi, berkomunikasi, dan berinovasi melalui media dunia virtual yang inklusif dan adaptif terhadap beragam gaya belajar anak.
Segera Hadir
Program seru lainnya sedang dipersiapkan — tunggu peluncurannya sebentar lagi!
Panduan Belajar Coding Berdasarkan Usia
Jalur Belajar yang Sesuai Dengan Usia dan Perkembangan Anak
Umur 6-12
Fokus Pembelajaran:
Pengenalan logika dan konsep dasar coding melalui permainan interaktif yang menyenangkan.
Kurikulum:
Pemikiran komputasional menggunakan Scratch dan Code.org.
Umur 12-15
Fokus Pembelajaran:
Konsep pemrograman tingkat menengah dan pengembangan cerita digital secara kreatif.
Kurikulum:
Desain game dengan Construct 3 dan storytelling dalam Minecraft Education.
Umur 15-18
Fokus Pembelajaran:
Pengembangan aplikasi dan game tingkat lanjut serta dasar-dasar pengembangan web.
Kurikulum:
Pembuatan aplikasi dan game menggunakan Unity, serta pengenalan HTML & CSS.
Umur 18+
Fokus Pembelajaran:
Pemrograman siap industri, proyek dunia nyata, dan pembangunan portofolio digital.
Kurikulum:
Pengembangan full-stack menggunakan HTML, CSS, JavaScript, dan modul lanjutan Unity.
Lihat Apa yang Akan Mereka Pelajari
Silabus Belajar Dino Code
Penasaran apa saja yang akan dipelajari di setiap program kami? Kami merancang silabus yang terstruktur, menyenangkan, dan penuh tantangan positif untuk membantu anak mengasah logika, kreativitas, dan problem-solving sejak dini. Dengan silabus ini, kamu bisa melihat gambaran lengkap perjalanan belajar mereka — dari modul dasar hingga proyek akhir.
